JK Rowling: Sejarah Sampai Kontroversi Novelnya

Joanne Kathleen Rowling atau yang sering disebut JK Rowling adalah seorang ibu tunggal yang lahir di Yate, Inggris pada tanggal 31 Juli 1965. Keberadaanya sebagai seorang ibu tunggal tidak membuatnya menjadi terpuruk. Dengan keadaan seperti itu JK Rowling mempunyai motivasi hidup sebagai penulis dari hasil imajinasinya yang luar biasa. Karya-karyanya yang terpublish diantaranya adalah: Harry Potter, The Talles of Beedle The Bard, Fantastic Beasts, Very Good Lives, The Adventure of Jack and Piggy, dan Casual Vacancy (mungkin kalau ada yang lain mohon ditambah di kolom omentar ya).

JK Rowling merupakan Novelis yang terkenal dengan cerita-cerita fiksi dan mendebarkan. Pada tahun 1999 dunia kesusastraan dibuat gempar dengan karyanya yang luar biasa. Salah satunya yang menjadi fenomenal novel karyanya yang berjudul “HARRY POTTER”. Novel ini dibuat menjadi beberapa bagian yang apik. Dari episode petama yang menggambarkan tentang seorang anak yang diasuh oleh selain orang tua kandungnya. Kemudian cerita ini juga dibuat mengalir dari masa kecil sang Harry Potter sampai dewasa.

Baru-baru ini JK Rowling membuat sebuah novel yang sangat fenomenal. Novel tersebut saking fenomenalnya mendapatkan tanggapan dari para netizen. Kenapa tidak, novel karyanya tersebut menurut kabar yang beredar sempet membuat “heboh” beberapa pihak yang tertulis dan terdeskripsi di dalam novelnya tersebut.

Novel yang Memakai Nama “Alias”

JK Rowling kembali merilis Novel terbarunya pada tanggal 15 September lalu yang berjudul Troubled Blood. Novel ini dibuat dengan nama samarannya, yaitu Robert Galbraith.

Lihat juga: Dari Penganiayaan Perawat di Palembang sampai Akun yg di hack

Seoang kritikus Jake Kerridge dari The Telegraph mengulas novel ini dengan menggambarkan inti dari novel tersebut. Dalam upasannya Jake Kerridge memaparkan hilangnya seorang GP Margot Bamborough pada 1974. Dalam Novel ini Bamborough dianggap sebagai korban dari Dennis Creed yang disebut sebagai waria pembunuh berantai.

Dengan ulasan inti dari Jake Kerridge ini sontak membuat para netizen menjadi “khawatir”. Kekhawatiran tersebut dapat menimbulkan sebuah stigma yang tidak ada dasar dan berbahaya.

Novel lain JK Rowling Mengenai Transgender

Perihal tentang pandangan JK Rowling tentang trans bukan hanya ada di Troubled Blood. Cormoran Strike, The Silkworm, serial kedua juga dibuat cerita oleh JK Rowling tentang seorang wanita bernama Pippa menguntit detektif Strike sebelum mencoba menusuknya.

Lihat juga: Coping with Depresion

Inti permasalahan yang hampir sama dalam novel ini dengan novel terbaru nya adalah perihal jenakan yang ingin mengungkapkan irentitas pelaku pembunuhan. Deskripsi mengenai “jakun” terlihat dengan jelas dalam penryataan Rowling di bukunya tersebut.

Kontroversi novel terbaru JK Rowling tentang waria sebagai pembunuh pembantai ini masih menjadi perhatian yang hangat di antara para pembaca dan netizen. Sampai saat ini pihak JK Rowling belum memberikan komentar mengenai berita ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *